Jumat, 31 Juli 2015

Opini Bareng BBI: My Top 4 Favorite Side-Kick Characters


Selain baca bareng, tahun ini BBI juga mengadakan Opini Bareng. Bulan Juli ini pertama kalinya bagiku mengikuti OpBar BBI. Sebetulnya sudah lama kepingin ikut, tapi ketinggalan terus >.<. Malah sempat nemu draft OpBar Februari lalu juga, tapi belum selesai, jadi nggak di-publish deh.

Opini Bareng Juli 2015
Nah, OpBar BBI bulan Juli ini berkaitan dengan Side-kick Characters.
A sidekick is a close companion who is generally regarded as subordinate to the one he accompanies. --- https://en.wikipedia.org/wiki/Sidekick

Side-kick karakter favoritku dalam fiksi ada beberapa, di antaranya:

Dr. John Watson di Seri Sherlock Holmes by Sir Arthur Conan Doyle
Jadi Watson itu emang harus ekstra sabar, apalagi kalau punya temen yang ego-nya setinggi langit macam Sherlock Holmes. Di tiap kisah, Watson sepertinya menikmasi perannya sebagai side-kick-nya Holmes, dan menurutku mereka berdua memang nggak terpisahkan. Petualangan Holmes jadi terasa nggak lengkap kalau nggak ada Watson. Holmes sendiri jarang memuji Watson, malah justru sering menyindir kemampuan analisisnya yang lamban. Ya deh Holmes, terserah loe aje… mungkin itu yang ada dalam benak Watson kalau disindir, wkwkwk. Tapi dia tetep mau bantu Holmes dan menemaninya kalau diminta waktu ada kasus, bahkan setelah ia menikah dengan Mary. Watson emang bener-bener kawan yang sabar.

Johanna Mason di Seri The Hunger Games by Suzanne Collins
Sebetulnya Johanna baru muncul di buku kedua Seri The Hunger Games. Tapi kemunculan pertamanya langsung catch my interest. Apa lagi kalau bukan sifatnya yang daring abis. Johanna dan Katniss awalnya tidak langsung saling menyukai. Yah, mau bagaimana lagi, kan mereka harus bersaing untuk bertahan hidup di Quell. Tapi akhirnya mereka saling mendukung, walaupun Johanna tidak serta-merta secara terang-terangan bilang kalau dia mau berteman dengan Katniss. Hubungan Johanna – Katniss lebih ke allies daripada buddies.

Pete Crenshaw di Seri Trio Detektif by Robert Arthur
Kalau Trio Detektif dalam kesulitan, biasanya Pete yang paling banyak berperan, terutama untuk urusan fisik. Jupiter sendiri mengakui hal itu, walaupun enggan. Biasalah, Jupe kan lebih suka dapat perhatian lebih kalau ada kasus, heheheee. Pete sebetulnya tidak terlalu berbakat dalam ‘bisnis’ memecahkan kasus, tapi jelas tenaganya sangat membantu dalam pemecahan kasus-kasus Trio Detektif. Pengetahuannya tentang film (karena ayahnya kru film) sangat bermanfaat dalam beberapa kasus, terutama karena mereka tinggal di dekat kawasan hiburan terkenal sedunia, Hollywood. Walaupun jarang dipuji Jupe, dia tetep setia kawan untuk mendukung temannya yang satu itu, soalnya biasanya Jupe jarang menarik kesimpulan yang keliru.

Robin Ellacott di Seri Cormoran Strike by Robert Galbraith
Robin dan Cormoran secara fisik bakal kayak beauty and the beast, wkwkwk. Awalnya Cormoran – Robin = bos – sekretaris. Tapi di buku kedua, mereka jadi partners. Berkali-kali aku mikir, Robin terlalu baik dan nggak cocok jadi ‘Watson’-nya Cormoran. Tapi dia efisien, sekretaris sejati, dan dia semangat banget kalau ada kasus. Dia juga peduli sama Cormoran, walaupun tunangannya menentang habis-habisan. Karena pengalamannya bekerja pada detektif masih kurang, aku merasa ‘ketar-ketir’ kalau baca si Robin lagi beraksi. Semoga di seri selanjutnya Robin pengalamannya tambah, jadi nggak ceroboh sampai bisa dikenali orang waktu menyamar.


Kalau dilihat-lihat, karakter side-kick favoritku hampir-hampir mirip ya? Semuanya rata-rata memiliki sifat setia kawan, tapi ada beberapa sifat menonjol dari masing-masing yang membuat karakternya khas. Adakah side-kick yang mencuri perhatianmu juga?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...