Rabu, 19 Juli 2017

[Book Review] A Night Like This by Julia Quinn

A Night Like This A Night Like This by Julia Quinn (Smythe-Smithe Quartet #2)
Published: 2012
E-book, English edition, 292 pages
My rating: 3 of 5 stars

Sinopsis:
Anne Wynter might not be who she says she is…

But she's managing quite well as a governess to three highborn young ladies. Her job can be a challenge — in a single week she finds herself hiding in a closet full of tubas, playing an evil queen in a play that might be a tragedy (or might be a comedy—no one is sure), and tending to the wounds of the oh-so-dashing Earl of Winstead. After years of dodging unwanted advances, he's the first man who has truly tempted her, and it's getting harder and harder to remind herself that a governess has no business flirting with a nobleman.


Daniel Smythe-Smith might be in mortal danger…

But that's not going to stop the young earl from falling in love. And when he spies a mysterious woman at his family's annual musicale, he vows to pursue her, even if that means spending his days with a ten-year-old who thinks she's a unicorn. But Daniel has an enemy, one who has vowed to see him dead. And when Anne is thrown into peril, he will stop at nothing to ensure their happy ending… 


Ulasan:
Buku kedua seri Smythe-Smith Quartet menceritakan Daniel Smythe-Smith, kakak laki-laki Honoria Smythe-Smite. Awalnya aku merasa bingung mengapa Daniel yang diceritakan karena laki-laki tidak bermain dalam musicale Smythe-Smith yang terkenal kacau itu. Tapi ternyata pasangannya adalah salah satu pemain dalam musicale itu.


Hal itu membuatku bingung juga, karena sudah menjadi tradisi bahwa pemain dalam acara musikal adalah empat wanita lajang keluarga Smythe-Smith. Jika tokoh wanitanya bermain dalam musicale, maka Daniel dan wanita itu memiliki hubungan keluarga. Tapi ternyata yang bermain dalam musicale itu adalah seorang guru pengasuh. Aneh, karena hal itu jelas tidak sesuai dengan tradisi musicale Smythe-Smith. Apa yang menyebabkan orang lain harus bermain dalam acara musikal keluarga itu?

Ternyata, Sarah Pleinsworth yang masih kerabat keluarga Smythe-Smith tiba-tiba sakit sehingga tidak bisa ikut bermain dalam musicale. Anne Wynter adalah guru musik keluarga Pleinsworth yang mendapat kehormatan (atau ketiban sial) bermain piano di musicale Smythe-Smith menggantikan Sarah Pleinsworth. Pada saat itulah ia bertemu dengan Daniel Smythe-Smith yang pulang setelah sekian lama hidup dalam pelarian.

Daniel Smythe-Smith membuat masalah besar ketika berduel dengan Hugh Prentice dalam keadaan mabuk. Tembakannya salah sasaran dan nyaris membunuh Hugh. Ayah Hugh, Lord Ramsgate yang pendendam mengancam akan membunuh Daiel, sehingga Daniel tak punya pilihan lain selain pergi dari Inggris. Ketika bersembunyi di Italia, Daniel bertemu Hugh yang telah mengadakan perjanjian dengan ayahnya sehingga Daniel bisa pulang ke Inggris. Sebetulnya Hugh dan Daniel berteman, tapi pengaruh alkohol dan dendam merusak ikatan itu. Dengan pulangnya Daniel ke Inggris, pertemanan mereka kembali pulih.

Hubungan Daniel dan Anne adalah cinta pada pandangan pertama yang instan. Daniel bersikap jantan dengan melamar Anne, tapi Anne menolak dengan alasan perbedaan status sosial. Tarik-ulur hubungan mereka terasa klise karena sebetulnya mereka saling suka.

Suatu ketika, seseorang dari masa lalu Anne muncul dan mengacaukan hubungan mereka. Tapi justru karena itulah semua rahasia jadi terbongkar sehingga mereka kemudian malah bisa bersatu.

Konfliknya memang terlalu mendramatisir ala sinetron. Namun demikian, penyelesaiannya cukup seru karena melibatkan penculikan, pengejaran, dan keterlibatan tiga tokoh maskulin: Daniel Smythe-Smith, Marcus Holroyd, dan Hugh Prentice. Hal yang berkesan buatku malah persahabatan ketiga orang itu daripada kisah romansanya. Buku ini memasukkan adegan dewasa, jadi tidak direkomendasikan bagi yang belum cukup umur untuk membacanya.


View all my reviews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...