Selasa, 24 Januari 2017

[Book Review] The Star-Touched Queen by Roshani Chokshi

The Star-Touched Queen The Star-Touched Queen by Roshani Chokshi
Published: 2016
My rating: 4 of 5 stars
E-book, English edition, 342 pages

Blurb:
Fate and fortune. Power and passion. What does it take to be the queen of a kingdom when you’re only seventeen?

Maya is cursed. With a horoscope that promises a marriage of death and destruction, she has earned only the scorn and fear of her father’s kingdom. Content to follow more scholarly pursuits, her whole world is torn apart when her father, the Raja, arranges a wedding of political convenience to quell outside rebellions. Soon Maya becomes the queen of Akaran and wife of Amar. Neither roles are what she expected: As Akaran’s queen, she finds her voice and power. As Amar’s wife, she finds something else entirely: Compassion. Protection. Desire…

But Akaran has its own secrets—thousands of locked doors, gardens of glass, and a tree that bears memories instead of fruit. Soon, Maya suspects her life is in danger. Yet who, besides her husband, can she trust? With the fate of the human and Otherworldly realms hanging in the balance, Maya must unravel an ancient mystery that spans reincarnated lives to save those she loves the most…including herself.

Review:
Magical, romantis, dan sweet abis.

Ini adalah sebuah dongeng. Tentang putri, raja, dan ratu. Tentang sihir, fantasi, dan dunia lain. Dongeng yang biasa diawali dengan: “once upon a time, in a far, far away…”. Seperti salah satu dongeng dalam kisah seribu satu malam. Berkisah tentang dua anak muda, cinta, dan tragedi.

Bagi yang tidak terbiasa membaca dalam pace yang agak lambat, mungkin perlu beradaptasi ketika membaca cerita ini. Tapi rangkaian kata-katanya yang indah selalu membuatku bertahan untuk menyelesaikannya. Itulah kelebihannya. Kata-kata yang disusun benar-benar cantik. Membuat kesan magisnya benar-benar terasa. Seperti dongeng pengantar tidur yang akan membuatmu bermimpi indah. Karakter yang dibuat jadi terasa mengawang-awang, tidak real. Tapi dengan begitu aku bisa menjaga jarak dengan karakternya. Tragedinya jadi tidak terlalu mempengaruhiku.

Maya, karakter utamanya seperti putri dongeng yang dikutuk. Tapi Maya menyimpan kekuatan yang dia sendiri tidak tahu. Karakter lain tidak banyak, jadi tidak sulit diingat. Karena menggunakan narasi Maya sebagai orang pertama, seluruh spotlight ada padanya. Tapi ada Amar yang misterius, sweet abis dan bikin meleleh. Aww~... Kemisteriusan Amar ini bikin deg-degan. Maya beruntung banget lah, kalau menurutku. Tapi Maya juga jadi curiga. Amar yang dinikahinya ini siapa sebetulnya?

Ini adalah kisah fantasi yang latar belakangnya dipengaruhi oleh kebudayaan India. Bisa dilihat dari penggambaran tokohnya, pakaian yang dipakai, makhluk mitologinya, dan istilah-istilah khususnya. Riset tentang kebudayaan India-nya cukup dalam. Bisa jadi karena penulisnya juga punya darah India. Istilah-istilah khususnya jadi keindahan tersendiri dalam kisahnya. Jangan khawatir tidak mengerti dengan istilahnya, ada glosarium tersedia di belakangnya. Lalu untuk cover versi aslinya, aduhai cantiknya. Suka banget!

Untuk kisah Maya yang bittersweet ini, sampai di sini sudah cukup. Udahlah, jangan bikin cerita bersambung terus, capek ngikutinnya. Hahahaa… Kalau memang sudah bagus jadi standalone, kenapa harus dipanjang-panjangkan? Ya, nggak? Tapi aku penasaran dengan karakter Gauri dan Vikram. Kepingin ada lebih banyak dari mereka untuk diceritakan. Mungkin novella? Dasar plin-plan! Hehehehee


View all my reviews

Tapiiii... penulisnya sudah mengonfirmasi kalau buku ini standalone. Yeah!



Eh.. eh.. eh.. ternyata penulisnya sudah dalam proses menulis buku lagi! Semoga ceritanya tentang Gauri-Vikram ya. Duh, nggak sabar. Dengan ini Roshani Chokshi resmi kunobatkan sebagai penulis baru favoritku!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...