Jumat, 30 September 2016

Winter oleh Marissa Meyer

Judul: Winter (The Lunar Chronicles #4)
Penulis: Marissa Meyer (2015)
Penerjemah: Yudith Listiandari
Penyunting: Selsa Chintya
Proofreader: Titish A.K.
Design cover: @hanheebin
Penerbit: Spring (2016)
Paperback, Edisi Bahasa Indonesia, 900 hlm.

Blurb:
Putri Winter dikagumi oleh penduduk Bulan karena kebaikan hatinya. Meskipun ada luka di wajahnya, banyak orang Bulan yang mengatakan bahwa Sang Putri lebih cantik daripada Ratu Levana.

Iri dengan Sang Putri yang dianggapnya lemah dan gila, Levana memerintahkan Jacin Clay, pengawalnya, untuk mengawasi Winter agar tidak mempermalukan sang Ratu dan kerajaannya. Namun Winter menyukai Jacin, hal itu justru membuatnya semakin terlihat lemah. Hanya saja, Winter tidak selemah yang Levana kira.

Bersama dengan Cinder, Sang Mekanik, dan para sekutunya, mereka bahkan mungkin bisa membangkitkan sebuah revolusi dan memenangkan perang yang sudah berkecamuk terlalu lama.

Dapatkah Cinder, Scarlet, Cress, dan Winter mengalahkan Levana dan mendapatkan kebahagiaan mereka selamanya?

Review:
Cermin menjawab: “Anda, Ratuku, memang cantik; itu benar. Namun, ratu muda itu jauh lebih cantik daripada Anda.”

Buku ini berisi 900 halaman keseruan dan ketegangan. Banyak emosi campur aduk di sini. Ada kenekatan, keputusasaan, kegilaan, rasa haru, marah, nano-nano lah pokoknya. Buku ini adalah salah satu buku bantal yang kuselesaikan tahun ini. Bangga banget bisa selesai cepat. Hahahahaa…

Minggu, 25 September 2016

Harry Potter dan Tawanan Azkaban oleh J.K. Rowling

Judul: Harry Potter dan Tawanan Azkaban (Harry Potter #3)
Judul Asli: Harry Potter and The Prisoner of Azkaban
Penulis: J.K. Rowling (1999)
Penerjemah: Listiana Srisanti (2001)
E-book, Edisi Bahasa Indonesia, 544 hlm.

Blurb:
SELAMA dua belas tahun, penjara sihir Azkaban yang mengerikan mengurung tawanan berbahaya bernama Sirius Black. Black yang ditahan karena membunuh tiga belas orang dengan dengan satu kutukan, dikabarkan sebagai putra mahkota si Pangeran Kegelapan. Voldemort.

Sekarang Black berhasil kabur. Hanya ada dua petunjuk untuk memperkirakan ke mana kiranya tujuannya: Keberhasilan Harry Potter mengalahkan Voldemort berarti kejatuhan Black juga. Dan para pengawal Azkaban sering mendengar Black mengigau dalam tidurnya, "Dia di Hogwarts... dia di Hogwarts."

Harry Potter tidak aman, bahkan sekalipun dia berada di dalam perlindungan dinding kastil sekolah sihirnya, dan dikelilingi oleh teman-temannya. Karena... mungkin saja ada pengkhianat di antara mereka!

Review:
“…tapi aku harus bilang kalian, aku kira kalian berdua akan hargai teman kalian lebih daripada sapu atau tikus. Cuma itu.”
---Rubeus Hagrid

Harry kembali ke Privet Drive setiap liburan musim panas. Barang-barang sihirnya masih tetap dikunci di lemari bawah tangga seperti biasa. Setelah Ron menelepon, ia bahkan tak diperbolehkan mengirim surat, walaupun tetap menerima surat dari sahabat-sahabatnya. Ia juga harus mengerjakan PR diam-diam, karena jika keluarga Dursley tahu dia berhubungan dengan sihir di rumah itu, mereka akan sangat murka. Sampai suatu hari Harry tak tahan lagi dan tak sengaja menggelembungkan Bibi Marge.

Selasa, 16 Agustus 2016

Recommendation: 4 Series in Fantasy-Fiction about Magic


Sekarang ini ada berbagai macam fiksi bergenre fantasi. Salah satunya yaitu yang melibatkan sihir, penyihir dan makhluk-makhluk sihir. Kalau diperhatikan, fantasi tentang sihir melibatkan mantra dan energi ajaib yang dapat melakukan sesuatu secara instan. Ada beberapa fiksi fantasi berseri yang berkaitan dengan sihir yang cukup terkenal, dan di sini aku akan berbagi tentang dunia sihir yang diceritakan di beberapa fiksi (dengan target teen). Walaupun sama-sama tentang sihir, kisah yang berbeda menceritakan tentang dunia sihir yang berbeda, tapi tetap menarik.

Tadinya postingan ini dibuat sekaligus untuk menutup proyek baca ulang seri Harry Potter di Sudut Buku Hani, tapi kayaknya bakal lama selesainya. Apalagi sekarang ada Harry Potter #8. Jadi, sekarang aja ya publish-nya. Hehehee... Nah, berikut adalah beberapa rekomendasi fantasi sihir yang pernah Hani baca, di antaranya:

Rabu, 10 Agustus 2016

Romancing Mr. Bridgerton by Julia Quinn

Goodreads
Judul: Romancing Mr. Bridgerton (Bridgertons #4)
Penulis: Julia Quinn (2002)
E-book, Epub, English edition, 370 pages

Blurb:
Penelope Featherington has secretly adored her best friend's brother for... well, it feels like forever. After half a lifetime of watching Colin Bridgerton from afar, she thinks she knows everything about him, until she stumbles across his deepest secret... and fears she doesn't know him at all.

Colin Bridgerton is tired of being thought nothing but an empty-headed charmer, tired of everyone's preoccupation with the notorious gossip columnist Lady Whistledown, who can't seem to publish an edition without mentioning him in the first paragraph.

But when Colin returns to London from a trip aboard, he discovers nothing in his life is quite the same, especially Penelope Featherington, the girl haunting his dreams!

And when he discovers that Penelope has secrets of her own, this elusive bachelor must decide... is she his biggest threat, or his promise of a happy ending?

Review:
Akhirnya sekarang giliran Colin yang diceritakan. Aku sudah menunggu-nunggu gilirannya, karena Colin yang tampan, lucu, dan nggak membosankan termasuk salah satu karakter favoritku. Dan ‘lawan main’nya? Uh, aku kaget banget waktu tahu kalau ‘lawan main’ Colin adalah Penelope Featherington! Penelope sudah banyak diceritakan di seri sebelumnya, dan aku suka karakternya. Ia sering di-bully di pesta para bangsawan karena dia tidak cantik, pendiam, dan agak gemuk. Tapi keluarga Bridgerton selalu menolongnya. Keluarga Bridgerton memang baik, tapi Penelope juga sangat baik dan berhati besar, jadi keluarga Bridgerton nggak keberatan menolongnya. Di cerita ini, ada yang lebih dari Penelope yang membuatku jadi makin menyukainya.

Minggu, 07 Agustus 2016

An Offer From a Gentleman by Julia Quinn

Goodreads
Judul: An Offer From a Gentleman (Bridgertons #3)
Penulis: Julia Quinn (2001)
E-book, Epub, English edition, 358 pages

Blurb:
Will she accept his offer before the clock strikes midnight?

Sophie Beckett never dreamed she'd be able to sneak into Lady Bridgerton's famed masquerade ball—or that "Prince Charming" would be waiting there for her! Though the daughter of an earl, Sophie has been relegated to the role of servant by her disdainful stepmother. But now, spinning in the strong arms of the debonair and devastatingly handsome Benedict Bridgerton, she feels like royalty. Alas, she knows all enchantments must end when the clock strikes midnight.

Who was that extraordinary woman? Ever since that magical night, a radiant vision in silver has blinded Benedict to the attractions of any other—except, perhaps this alluring and oddly familiar beauty dressed in housemaid's garb whom he feels compelled to rescue from a most disagreeable situation. He has sworn to find and wed his mystery miss, but this breathtaking maid makes him weak with wanting her. Yet, if he offers his heart, will Benedict sacrifice his only chance for a fairy tale love?

Review:
“You will stay right here, and you will keep smiling, because it breaks my heart to see any other expression on your face.”
---Benedict Bridgerton

Sophie Becket sudah tahu siapa dirinya, anak haram dari Earl of Penwood. Tapi sang Earl mengasuhnya dan memberikan pendidikan yang layak seperti seorang lady. Hal itu terus berlangsung walaupun sang Earl menikah lagi dengan seorang janda dengan dua anak yang seusia Sophie. Ketika sang Earl meninggal, hidup Sophie berubah total. Lady Penwood membuatnya jadi pelayan di rumahnya sendiri. Tapi suatu hari ia diberi kesempatan untuk bahagia oleh para pelayan rumah Penwood yang setia padanya. Ia menyelinap ke sebuah pesta topeng, dan ia merasa seperti dalam mimpi. Malam itu, ia bertemu dengan ‘Prince Charming’.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...